Mau Peka? Bacalah!

Bacalah! Itulah ayat Al-Qur’an yang pertama kali diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad, Rasulullah Shalallahu ‘Alayhi Wassalam (SAW) melalui malaikat Jibril 14 abad  silam. Perintah yang sederhana namun juga pelik. Mengapa? Karena membaca itu kadang membosankan dan  menyebabkan kantuk bagi sebagian orang. Tetapi membaca itu sebenarnya juga mudah karena tidak harus menyusun kata dan kalimat dari awal, tinggal membaca saja teks yang sudah tersedia.

Bacalah! Persoalannya kemudian, apa yang harus dibaca jika dikaitkan dengan perintah membaca pada ayat pertama surat Al-‘Alaq tersebut? Simaklah teks lengkap QS. Al-‘Alaq 1—5 berikut ini :

alalaq
darulqohar.wordpress.com

 

Artinya : Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan (1) Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah (2) Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah (3) yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam [1589] (4) Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya (5) (QS. Al-‘Alaq 1—5)

[1589] Maksudnya : Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca.

Ayat ini turun dalam kondisi masyarakat arab yang sedang tidak sehat. Semua jenis perbuatan dosa telah dilakukan oleh masyarakat arab waktu itu. Mengubur anak perempuan yang baru lahir karena dianggap tidak berguna dan tidak bisa diajak perang. Bertukar pasangan dan menganggap pasangan (istri) seperti harta benda yang dapat diwariskan.

Rasulullah SAW melihat kondisi seperti itu merasa resah dan gundah gulana. Beliau yang sejak muda sudah menampilkan akhlaq yang mulia dan terpuji. Menyikapi hal itu, Rasulullah SAW kemudian memutuskan untuk ber-tahannus (menyendiri atau menyepi) di Gua Hira untuk mencari hakikat kebenaran yang sesungguhnya.

Setelah sekian lama ber-tahannus, pada suatu malam malaikat Jibril kemudian turun menemui Rasulullah SAW menyampaikan wahyu pertama dari Allah SWT. Dalam suatu riwayat diceritakan, malaikat Jibril meminta Rasulullah SAW. untuk membaca, tetapi Rasulullah SAW. menjawab bahwa beliau belum bisa membaca. Hal ini diulangi sampai tiga kali sampai Rasulullah SAW menggigil dan kedinginan.

Bacalah! Dalam Tafsir Salman dijelaskan bahwa perintah membaca dalam surat Al-‘Alaq 1—5 ini ada dua macam. Ayat pertama adalah berkaitan dengan hasil “bacaan” Rasulullah SAW. terhadap dunia mikro kosmos dan dunia mikro kosmos yang beliau dapatkan dari hasil ber-tahannus di Gua Hira’. Artinya perintah membaca pada ayat pertama ini tidak selalu berkaitan dengan teks yang tertulis, tetapi juga membaca (merenungi) kejadian alam yang ada disekitar sebagai bahan untuk bertindak. Hal inilah yang coba dibaca oleh Rasulullah SAW. menyikapi kondisi masyarakat arab yang sedang tidak sehat waktu itu.

Iqra’ yang kedua ada pada ayat ketiga. Maksud dari iqra’ pada ayat ini seperti diuraikan dalam Tafsir Salman adalah perintah untuk menyampaikan hasil bacaan kepada khalayak ramai. Jika pada ayat pertama Rasulullah diminta untuk membaca kondisi masyarakat arab yang sedang tidak sehat untu mencari kebenaran yang hakiki, maka pada ayat ketiga ini Rasulullah diminta untuk menyampaikan hasil “bacaanya” dalam mencari kebenaran yang hakiki tersebut kepada seluruh ummat manusia di muka bumi.

Bacalah! Sederhana nan elusif. Tinggal membaca teks yang tersedia, baik yang tertulis (qauliyah) maupun yang tidak tertulis (kauniyah). Untuk mengawali tulisan di media yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang aktif dan energik dengan harapan menjadi media yang informatif dan berhikmah ini, mari bersama-sama membaca dan membaca bersama-sama, kemudian sampaikan hasil bacaan tersebut kepada ummat Islam di seluruh dunia melalui tulisan.

Selamat membaca kemudian tulislah di Klasik Salman ! (Mohamad Hasan)

foto di atas dapat dari sini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s